Suasana peringatan hari pramuka
Suasana peringatan hari pramuka di lapangan desa Kuryokalangan, Gabus kemarin.

Cetak Karakter Siswa Lewat Pramuka

Posted on

GABUS  – Ekstrakurikuler pramuka harus digalakkan kembali disetiap sekolah-sekolah. Sebab, kegiatan pramuka sangat membantu dalam mendidik karakter anak.
 
Hal itu ia sampaikan oleh Bupati Pati Haryanto dalam amanatnya, ketika bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-58 di Lapangan Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, (14/8) kemarin.

Bupati mengatakan bahwa pramuka sangat positif dalam rangka mendidik generasi muda, mulai siaga, penggalang, hingga penegak. Ia menyebut, tanpa ekstrakurikuler positif, anak-anak bisa terjerumus pada hal-hal yang tidak kita inginkan.


iklan banner

hari pramuka
 
“Maka, mengaktifkan kegiatan pramuka bisa memberi manfaat sendiri, terutama dalam hal membina karakter. Sebab, jiwa pramuka ialah senang membantu sesama. Untuk menggalakkan kegiatan pramuka, Ketua Kwartir Cabang  Pramuka Kabupatan Pati beserta jajaran pengurusnya harus bisa merencanakan hal ini dengan baik. Kwarcab perlu bekerjasama dengan sekolah-sekolah, setiap Kwartir Ranting (Kwarran), dan para pembimbing pramuka yang ada di Kabupaten Pati,” jelasnya.


 
Pada kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh unsur dalam gerakan pramuka di Kabupaten Pati yang telah mengadakan kemah dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke-58. Kepada para peserta kemah, Haryanto berpesan untuk mewaspadai hambatan yang mungkin muncul pada musim kemarau ini. 
 
“Karena ini kemarau, cuaca panas, peserta kemah harus berhati-hati. Harus bisa membawa diri. Sebelum menyelamatkan orang lain, selamatkan diri sendiri. Sehingga dalam kegiatan kemah ini bisa menimba ilmu dan melatih kemandirian secara maksimal. Mudah-mudahan, keberadaan pramuka bisa membentuk anak-anak yang tangguh, berbudi pekerti luhur, dan berjiwa sosial tinggi,” harapnya.
 
Sementara itu ketua Kwarcab Pati Sugiyono mengatakan upacara peringatan Hari Pramuka Ke-58 di Lapangan Desa Kuryokalangan ini diikuti oleh lima ribu orang dari siaga, penggalang, dan penegak se-Kwarran Gabus.


 
“Gebyar peringatan hari pramuka di Pati memang kami pusatkan di sini, meski seluruh Kwarran juga menyelanggarakan upacara masing-masing. Di sini kami juga mengundang Ka Kwarran, Pengurus, dan Andalan, se-Kabupaten Pati. Harapannya ialah Nyawiji Mbangun Pati kang Mukti (bersatu membangun Pati yang sejahtera) dalam bidang kepramukaan,” katanya. (AS/PT)