Keris Pusaka Kadipaten Pati Diarak Saat Kirab Hari Jadi Kabupaten Pati

Posted on

Terlihat sebanyak ribuan warga Kabupaten Pati penuh memadati sepanjang jalan mulai dari Pendapa Pesantenan Kemiri di Desa Sarirejo, hingga di Pendapa Kabupaten Pati pada hari Rabu tanggal 7 Agustus 2019.

Meski dalam suasana Kirab tersebut cuacanya sedang terik, namun warga tetap antusias untuk menantikan prosesi kirab boyongan.


iklan banner

Kegiatan Kirab Budaya di kabupaten Pati diadakan dalam rangka memeringati dan menyambut Hari Jadi ke-696 Kabupaten Pati itu. Kirab ini yang termasuk kedalam kirab boyongan tidak dilakukan setiap tahun melainkan hanya lima tahun sekali. Dan hasilnya bahwa pelaksan kirab pun dilakukan secara meriah.

Dalam pelaksanaan kirab boyongan ini pusaka milik Kabupaten Pati yang disebut dengan Keris Rambut Pinutung dan Keluk Kanigara diarak menggunakan tandu khusus. Bupati Pati yang bernama Haryanto beserta Wakilnya yang bernama Saiful Arifin, seluruh jajaran OPD dan para camat mengikuti dua pusaka ini dari pendapa lama di Kemiri ke pendapa baru yang berada di Kaborongan dengan menggunakan kereta yang salah satunya dari Surakarta.

Prosesi kirab ini menandakan dan menceritakan boyongan atau pindahan pusat pemerintahan Kabupaten Pati dari Kemiri ke tempat yang saat ini selama ratusan tahun yang lalu lalupemindahan pusat pemerintahan ini yang di jadikan sebagai peringatan hari jadi kabupaten Pati.

Bupati Pati yang bernama bapak Haryanto mengucapkan rasa syukur karena agenda yang telah dipersiapkan beberapa bulan yang lalu telah terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah boyongan ini berjalan lancar. Ini wujud kesungguhan dari panitia penyelenggara,” jelasnya.

Pak Bupati Pati Haryanto juga menyebut bahwa apabila kirab boyongan ini sebagai bentuk promosi kabupaten lewat acara lima tahunan sekali yang diselenggarakan.

“Mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan bersama pak wakil, pak sekda, forkopimda dan seluruh masyarakat telah terlaksana,” imbuhnya.

Bupati Haryanto juga lanjut menjelaskan bahwa dengan mengambil tema nyawiji mbangun Pati kang mukti supaya mukti ini semoga dapat tercapai. Beliau juga berpesan kepada masyarakat Pati untuk guyub rukun untuk membangun kabupaten Pati.

“Jangan cari negatifnya tapi positifnya. Kekurantan pasti ada. Tapi kami akan mencoba menbenahi kekurangan. Memaknai mukti, kita memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” ujarnya

Bupati Haryanto juga sangat terkesan dengan prosesi kirab yang diadakan pada hari jadi kali ini, karena antusias warga dalam menyambutnya cukup baik. “Terbukti dengan ribuan penonton yang tak ada putusnya diaepanjang jalan,” ujarnya. (AS)