pelaku pembuangan bayi
Wakapolres Pati sedang menjelaskan motif pembuangan bayi di Kayen, bertempat di Mapolres Pati

Pembuang Bayi Malang Kini Sudah Diamankan

Posted on

KOTA – Tersangka kasus pembuangan bayi dengan jenis kelamin laki-laki yang terbungkus kain daster tergeletak dipinggir kali Sering desa Sumbersari Kecamatan Kayen, kini harus mendekam ditahanan. Tersangka EL (38) yang merupakan nenek dari sang bayi malang itu tega membuang bayi tak berdosa, atas dasar malu lantaran anaknya hamil diluar nikah.

Wakapolres Pati Ifan Hariyat menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan dari polsek Kayen tentang adanya penemuan bayi. Setelah itu melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.


iklan banner

“Tersangka EL yang merupakan nenek dari bayi meletakkan bayi tersebut disekitar rumahnya.  Kemudian ada warga yang mendengar suara bayi dan melaporkannya kepada Polsek Kayen,” jelasnya di Mapolres Pati (15/8).

Kapolres menyebut, atas proses penyelidikan, tersangka dikenai pasal  305 KUHP dan UU Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014. Berdasarkan proses penyelidikan oleh satreskrim, pelaku setidaknya mendapat ancaman 5 tahun penjara. 

“Pada saat melahirkan hanya berdua, yaitu ibu dan nenek bayi. Saat itu sang ibu bayi merasa mules dikamar mandi, kemudian di bantu oleh ibunya. Karena merasa malu, akhirnya bayi di buang oleh neneknya,” imbuhnya.

konferensi pers humas polres pati

Diduga, ayah dari sang bayi yaitu berinisial (CH) yang merupakan warga kabupaten Kudus. Berdasarkan hasil dari pemeriksaan reskrim, pada saat itu ibu bayi berkenalan lewat face book (FB) kemudian bertemu di salah satu hotel dan melakukan hubungan terlarang.

Sementara itu, tersangka EL mengaku mengetahui kehamilan anaknya saat usia kandungan lima bulan, yaitu dari dukun pijat. “Anak saya orangnya tertutup. Saya malu, karena dia masih kecil dan hamil diluar nikah. Sementara saya tidak tahu hamil dengan siapa. Karena pikiran saya sudah tidak karuan, akhirnya saya membuang bayi itu,” jelas tersangka.

EL mengaku menyesal  atas kejadian itu. Ia mengatakan, nantinya sang bayi akan dirawat sndiri, tetapi bila ada yang mengadopsi, maka ia persilahkan. Sejauh ini, ibu dari bayi yang berinisial ARH (18) masih dalam perawatan. Sedangkan sang bayi, kini dirawat di RSUD Soewondo. (AS/PT)