Perhari Belasan Jenazah Covid-19 Dimakamkan, Kabupaten Pati Zona Merah

Posted on

Mulai mengganasnya Covid-19 membuat kondisi Pati, Jawa Tengah hingga saat ini semakin mengkhawatirkan. Pada tiga hari terakhir yang mana jumlah pemakaman dengan protokol Covid-19, mencapai belasan jenazah per harinya.

Tingginya kasus Covid-19 di Pati menjadi salah satu dari lima daerah di Jawa Tengah yang menjadi sorotan pemerintah pusat.


iklan banner

Pati juga masuk delapan daerah di Jawa Tengah yang dalam kondisi zona merah atau mempunyai tingkat risiko penularan virus corona yang tinggi. Zona merah terdiri Kudus, Jepara, Pati, Demak, Grobogan, Sragen, Brebes, dan Tegal.

Upaya untuk menekan pandemi Covid19, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga karyawan di lingkungan Setda Pati dites swab massal, pada hari Rabu 9 Juni 2021. Dari kegiatan tersebut, ditemukan sebanyak 13 ASN yang positif Covid-19.

“Mereka yang positif ini memiliki rumah di luar Pati. Setiap harinya pulang pergi (lajo). Sehingga resiko penularan virus corona cukup tinggi,” kata Bupati Pati, H Haryanto.

“Hasil tes swab massal, juga didapatkan enam orang yang positif dengan status tanpa gejala atau OTG. Mereka diwajibkan melakukan karantina mandiri,” kata Haryanto selaku ketua Satgas penanggulangan Covid-19.

“Belum pernah kita menjumpai Covid-19 di Pati setinggi di bulan Mei dan Juni ini. Ada 175 warga Pati yang dirawat, dan Luar daerah ada 73. Pasien luar daerah berasal dari Kudus, Grobogan dan lainnya,” kata Haryanto.

Sementara itu, upaya untuk mencegah persebaran virus coroa yang lebih luas, jajaran Sabhara Polres Pati melakukan penyemprotan di sepanjang jalan kota dengan menggunakan mobil water cannon.

“Penyemprotan bekerja sama dengan Konggregasi SFD Pati. Disinfektan yang digunakan tidak yang berbahan dasar kimia, melainkan dari eko enzyme yang terbuat dari sari kulit buah,” kata Kasat Sabhara Polres Pati, AKP D Paradhi.

Sumber : okezone