Sebanyak 652 Karyawan di PT Dua Kelinci Positif Terpapar Corona

Posted on

Bupati Pati bapak Haryanto mengungkap bahwa sebanyak 652 karyawan PT Dua Kelinci yang berada di wilayah Margorejo, positif virus Corona atau COVID-19. Bupati Pati Haryanto mengungkap sebanyak 114 orang di antaranya berasal dari Kudus.

“Semula diketahui satu dua (karyawan) dari Kudus. Total yang kasus 652 positif. Karyawan dari Kudus 459, yang positif 114,” ujar Bupati Pati Haryanto kepada awak media setelah meninjau PT Dua Kelinci, pada hari Kamis tanggal 17/6/2021.


iklan banner

Dari ratusan karyawan yang positif ini, 538 orang di antaranya berasal dari Pati dan 114 dari Kudus. Kebanyakan mereka menjalani karantina mandiri di rumah.

Sedangkan 22 karyawan pada saat ini tengah menjalani isolasi di perusahaan dan 2 orang karyawan asal Pati tengah dirawat di rumah sakit.

“Kalau ada swab dan reaktif antigen itu bukan menjadikan hal yang tabu, tetapi justru langkah yang baik. Karena jumlah karyawannya baik setelah diketahui kan dilokalisir,” ujar Bupati Pati Haryanto.

Banyaknya karyawan yang positif ini membuat Haryanto meminta perusahaan tersebut untuk disterilkan dan lebih mengatur jam kerja.

Awalnya jam kerja dibagi sebanyak 3 shift yang mana masing-masing sebesar 35 persen karyawan per shift. Pak Haryanto juga mengusulkan jam kerja dibagi 4 shift maksimal 30 persen karyawan per shift.

“Shif-nya juga diatur kalau kemarin 50 persen lalu menjadi 35 persen sekarang. Kita arahannya maksimal 30 persen,” jelasnya.

“Dari perusahaan juga baik menyediakan tempat isolasi meskipun tidak semua tetapi kan bisa dimanfaatkan. Sedangkan yang isolasi di rumah utama di Kecamatan Margorejo kita pantau. Kita pastikan yang isolasi mandiri tidak campur dengan keluarganya,” ujar Haryanto.

“Dari hasil swab antigen terhadap sejumlah karyawan (PT Dua Kelinci) yang kontak erat, ternyata memang ada lonjakan COVID di perusahaan kami. Kemudian manajemen memutuskan melakukan swab antigen terhadap seluruh karyawan kami, dan hasilnya ratusan di antara mereka positif COVID-19,” kata Tofan dalam keterangannya yang diterima wartawan, Kamis (17/6).

“Hanya dua orang yang dirawat di rumah sakit. Itu pun kondisinya sudah membaik,” jelasnya.

Sumber : detik